Tuesday, December 30, 2025

BUMDES 2025


Di dalam akuntansi keuangan, Neraca atau laporan posisi keuangan adalah bagian dari laporan keuangan suatu Badan Usaha, yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi dan menunjukkan posisi keuangan dari suatu Badan Usaha pada akhir periode tersebut.

Unsur-unsur dalam Neraca

1. Aset/harta.

Aset/harta adalah kekayaan yang dimiliki entitas bisnis, bisa berupa kas, piutang, tanah, mesin, dan sebagainya. Jenis-jenis harta dibagi ke dalam 3 jenis, yaitu aset lancar, aset tetap, dan aset tidak berwujud.

2. Liabilitas/Hutang.

Liabilitas/Hutang adalah kewajiban BUMDES pada pihak lain yang harus dibayar, dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Liabilitas dapat dibagi menjadi dua, yaitu liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang.

3. Ekuitas.

Modal atau ekuitas adalah uang atau barang yang digunakan sebagai dasar untuk menjalankan pekerjaan. Ekuitas merupakan selisih aset dikurangi dengan liabilitas, sehingga seringkali disebut sebagai aset bersih.

Manfaat Neraca

  • Berlaku sebagai alat analisis perubahan kondisi keuangan BUMDES secara berkala, dari tahun ke tahun.

  • Alat analisis likuiditas entitas bisnis untuk mengetahui kemampuan BUMDES untuk melakukan kewajibannya

  • Alat analisis kemampuan BUMDES untuk melunasi utang jangka pendek


Memeriksa jurnal BUMDes melibatkan pengecekan konsistensi antara bukti transaksi fisik dengan pencatatan digital atau manual. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk melakukannya:
1. Verifikasi Bukti Transaksi
Pastikan setiap entri dalam jurnal didukung oleh dokumen asli yang sah.
  • Cek Kwitansi/Nota: Pastikan ada bukti fisik untuk setiap transaksi pengeluaran dan penerimaan kas.
  • Kesesuaian Tanggal: Periksa apakah tanggal pada bukti transaksi sama dengan tanggal yang dicatat di jurnal. 
2. Rekonsiliasi Kas dan Bank
Bandingkan saldo yang ada di jurnal dengan fisik uang atau rekening koran.
  • Cek Saldo Kas: Cocokkan saldo akhir pada Buku Kas Harian dengan uang tunai yang ada di brankas.
  • Rekonsiliasi Bank: Pastikan mutasi di rekening bank BUMDes sinkron dengan pencatatan jurnal bank. 
3. Pemeriksaan Jurnal Khusus
BUMDes biasanya menggunakan jurnal khusus untuk menyederhanakan pencatatan.
  • Jurnal Penerimaan Kas: Periksa sumber pendapatan, apakah berasal dari unit usaha atau bagi hasil.
  • Jurnal Pengeluaran Kas: Pastikan pengeluaran sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran BUMDes (RKAB) yang telah disepakati. 
4. Standar Pencatatan (SAK ETAP)
Pastikan pencatatan mengikuti pedoman yang berlaku, yaitu Kepmendesa PDTT No. 136 Tahun 2022 yang mengacu pada SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik). 
  • Posisi Keuangan (Neraca): Periksa keseimbangan antara Aset, Kewajiban, dan Modal.
  • Laporan Laba Rugi: Pastikan beban usaha tidak melebihi pendapatan secara tidak wajar. 
5. Siapa yang Berhak Memeriksa?
Pemeriksaan secara formal dilakukan oleh:
  • Pengawas Internal: Memantau perkembangan dan laporan keuangan secara berkala.
  • Auditor Eksternal: Bisa dilakukan oleh pihak ketiga independen atau lembaga pemerintah.
  • Musyawarah Desa (Musdes): Forum tertinggi untuk mempertanggungjawabkan laporan keuangan kepada masyarakat desa.